Defisit Rp 41,7 M, KUAPPAS Disepakati

DISEPAKATI-300x200KOTA MANNA – Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUAPPAS) Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) 2016 akhirnya disahkan.

Setelah pembahasan cukup alot, dicapai kesepakatan antara Tim Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (TAPD) dan Tim Badan Anggaran (Banggar) dengan masih menyisahkan defisit anggaran Rp 41,7 miliar. Penandatangan digelar diruang tunggu DPRD BS, Senin (23/11).

“Pembahasan sempat kita pending karena kita minta TAPD memangkas anggaran yang belu prioritas. Awalnya, angka defisit sangat tinggi, namun sekarang sudah turun dari Rp 163 miliar ke angka Rp 41,7 miliar. Jumlah defisit ini sudah sesuai dengan aturan, yakni 4 persen dari pendapatan,” ujar Ketua DPRD BS, Yevri Sudianto.

Lanjut Yevri, setelah ada kesepakatan KUAPPAS maka pembahasan RAPBD bisa dilanjutkan kembali. Pihaknya minta Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) bisa segera menuntaskan Rencana Kegiatan Anggaran (RKA).

Selanjutnya pembahasan RAPBD 2016 sidang paripurna agenda penyampaian nota keuangan RAPBD 2016 oleh caretaker Bupati BS bisa segera digelar. ‘’Kita berharap ketok palu masih bisa tepat waktu. Jadi perlu kerja keras TAPD dan Banggar,” kata politisi PDIP ini.(key)

Sumber : Harian Rakyat Bengkulu

 

error: